My Self
Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Pada postingan pertama saya ini, izinkan saya untuk memperkenalkan diri saya terlebih dahulu biar semuanya pada kenal, karena ada pepatah yang mengatakan dan kalian juga pasti sudah sangat hafal kata sederhana namun bermakna itu, "Tak kenal maka Tak sayang". Namun di sini saya bukan ingin mencari sayang-sayangan, akan tetapi lebih ingin menjalin tali persaudaraan (silaturahmi) dengan teman-teman semua.
Baiklah, nampak nya teman-teman semua sudah tidak sabar ingin mengetahui saya lebih lanjut, dari pada basa basi nanti sakit perut lebih baik yu kita simak deskripsi pribadi saya ini, check resoult.. ✅✓✓✓✅
Nama ku Mochammad Raffka Yusuf S. Biar tidak ribet kalian tidak usah memanggil dengan nama lengkap saya, cukup dengan panggilan muh, raffka, atau yusuf tuh silahkan aku kasih kebebasan buat kalian, iyaaa kaliaaaan.😊😊😊
Aku sekarang kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri di bandung, yaitu di UIN SGD BDG. Jujur saja aku tidak menyangka bisa kuliah seperti sekarang ini, walaupun dari SMP aku memiliki cita-cita ingin kuliah, tapi sebetul nya dulu pas aku SMP untuk lanjut ke-SMA itu Ibu aku kurang begitu mendukung, karena ibu aku ingin nya aku itu hanya mesantren saja selepas lulus SMP, karena ibu takut kalau aku masuk SMA aku tidak akan mampu dengan pola belajar di SMA apalagi sambil mesantren, katanaya takut keteteran belajarnya/di sekolah ketinggalan, di pesantren pun ketinggalan sama orang lain (kurang maksimal). Tapi aku berusaha untuk meyakin kan ibu dengan jurus so imut dan manja ala anak SMP zaman now dan ibu aku nampak nya mulai menyetujui nya asalkan dengan syarat "aku harus berprestasi di SMP. Dan aku menyanggupi persyaratan itu, alahamdulillah dengan semangat aku ingin bisa masuk SMA aku selalu belajar dan terbukti di SMP itu aku selalu masuk 3 besar atau 5 besar, yaaa walaupun tidak bisa jadi juara pertama, tapi setidak nya aku membuktikan kepada ibu bahwa aku akan serius belajar di SMA nanti, dan yang bikin ibu aku tambah yakin aku bisa masuk SMA adalah ketika Try Out (TO) waktu kls 3 SMP alhamdulillah dari jumlah ratusan sisawa SMPN 02 CIHAMPELAS, aku penempati peringkat berapa cobaaaaa ada yang bisa menebak??? pasti kalian juga tidak akan menyangka dengan tampang aku yang seperti ini,👳👳👀 yap alhamdulillah aku dapat peringkat ke-SATU dan hanya belasan orang yang lulus TO itu. Dari situ ibu langsung menyetujui dengan sepenuh hati nya. Berbeda dengan ayah aku, beliau dari awal memang sangat mendukung keinginanku untuk lanjut ke-SMA dan mesantren. Singkat cerita aku lulus SMP dan lanjut ke-MAN (Madrasah Aliyah Negeri) dan mesantren. Sampai sekarang kuliah pun alhamdulillah saya masih lanjut mesantren, walaupun jauh tiap hari harus bolak balik cijerah-cibiru apalagi kalau ada jam kuliah ke-0 saya itu suka terlambat, karena jarak dari pondok saya Pesantren Al-Istiqomah Wanasari Cijerah ke UIN itu memakan waktu yang lama sampai satu setengah jam atau kurang kalau lagi lancar perjalan nya, kalau ada macet dan ini itu, bisa sampai 2 jam bahkan lebih, sampai waktu itu pernah jam kuliah itu beres jam setengah enam sore dan saya sampai ke pondok itu jam 8 malam, bahkan lebih 12 menit. Tapi itulah perjuangan, aku bersyukur bisa keterima di UIN ini, walaupun pada awal nya aku ingin kuliah di UPI atau UNPAD, karena pas aku ikut seleksi SBMPTN itu, jujur saja aku hanya memilih UPI dan UNPAD. Aku di UPI memilih jurusan kimia dan biologi, sementara di UNPAD aku memilih ilmu komunikasi, tapi akhir nya aku tidak keterima di dua kampus impian aku itu. Kemudian ada kakak kelas aku yang kuliah di UIN yang menawarkan kuliah di sini, karena kata nya di sini juga ada jurusan komunikasi yaitu KPI, bahkan ada + nya juga, yaitu dengan penyiaran bukan hanya komunikasi saja. Kemudiam aku memikirkan beberapa hari untuk memutuskan memilih uin sebagai kampus pilihan terakhir ku. Dan aku pun meng ia kan tawaran kakak kelas aku itu, aku langsung daftar ke-UIN melalui jalur mandiri, karena waktu itu yang masih dibuka tinggal jalur mandiri saja. Waktu itu aku langsung buka web PMB UIN Online yaaah dan jurusan yang pertama aku pilih adalah KPI, ke dua Psikologi, dan ke tiga Agro teknologi. Dan aku kanget, ternyata yang daftar ke-UIN itu puluhan ribu orang, aku sih sebetul nya tidak begitu aneh, karena kata nya UIN itu selalu jadi pilihan terakhir para pejuang kampus favorit yang tidak keterima di kampus yang diinginkan nya itu, termasuk aku mungkin yaaa hahhaha... singkat cerita aku ikutlah test CBT di UIN dan aku mengisi semua soal yang ada dengan rasa oftimis dan tentu saja dibarengi dengan do'a terlebih dahulu dan meminta do'a juga dari orang tua, para guru, keluarga dan teman-teman ku, tapi sebelum nya juga dipersiapkan dulu dengan usaha belajar yang insyaAllah maksimah untuk menghadapi test itu, karena kalau tidak maksimal belajar nya, aku tidak ingin kalau aku tidak keterima juga di UIN. Aku tidak ingin gagal dan galau yang ke dua kali nya,,, Jreng jreeeeng waktu pengumuman yang keterima atau tidak nya di uin sudah tiba, dan aku pun yang nama nya makhluk hidup pasti punya rasa takut dan cemas yah, aku jadi harap-harap cemas untuk membuka web uin yang mengumumkan hasil nya itu, akan tetapi aku mencoba menenagkan diri aku untuk bisa menerima semua keputusan yang nanti nya tertera di web uin itu, dan waktu itu tiba-tiba teman aku ngengabarka kalau dia keterima, dia masuk kejurusan BKI. Aku pun semakin penasaran dengan hasil final dari test aku itu, kemudian dengan membaca basmallah terlebih dahulu, aku membuka web uin, memasukan no tes dan password nya, dan pas aku buka, di web itu tertulis "SELAMAT ANDA KETERIMA SEBAGAI MAHASISWA UIN DI JURUSAN KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM TAHUN 2017/2018" serius gaysss aku langsung berteriak saking bahagia nya. Seperti nya itu adalah rasa bahagia kedua yang tiada tara selain dari bahagia nya bisa berkumpul dengan keluarga. Dan sekarang aku bangga menjadi mahasisiwa uin, betapa tidak bangga, karena di luaran sana banyak orang yang tidak keterima, dan aku di sini lahir sebagai pemenag yang telah mengalahkan puluhan ribu orang. Anak ITB boleh bangga dengan ilmu teknik nya, anak Unpad boleh bangga dengan ilmu kedokteran nya, anak Upi boleh bangga dengan ilmu pendidikan nya dan yang lain nya, tapi aku BANGGA dengan UIN karean ilmu keagamaan nya.
Aku baru sadar bahwa masing-masing kampus memiliki kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. Untuk itu, apapun yang terjadi sekarang sayari'at nya adalah hasil dari usaha kita, dan hakikat nya adalah takdir Allah SWT. Jadiiii,,,, mulai sekarang apa pun yang terjadi, HADAPI, JALANI, NIKMATI dan SYUKURI.
Mungkin sekian dulu cerita yang dapat saya share. Sebagai pembukaan segini juga rasa nya semoga cukup.
Insya Allah dilain waktu akan saya lanjut dengan cerita,kisah,dan ilmu yang lain, yang datang nya dari diri saya pribadi atau pun orang lain yang insya Allah bermanfaat.
Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.